Wednesday, September 12, 2018

TIPE-TIPE COWOK

TIPE-TIPE COWOK 
Haloo Sobat dunia maya, Berbicara tentang tipe, tentu setiap orang punya tipe idaman yang berbeda-beda tentang hal yang disukainya. Baik cewek maupun cowok tentu tipe ini menjadi ukuran dalam menentukan pilihan orang yang disukainya (tipe pacar). Pada kesempatan kali ini Mrs E akan membahas Tipe-Tipe Cowok. Berikut ini adalah 9 tipe-tipe cowok yang Mrs E sudah rangkung dengan rapi dan mudah dipahami hehehee.. Langsung Cekidot…
11. Tipe Pertama: Cowok Istimewa

Kalau jenis ini, dia selalu berusaha tampil istimewa. Dia akan berusaha membuat shock tiap orang yang melihatnya. Cowok ini rela berubah-ubah tiap saat asal dia berbeda. Anehnya, cowok tipe ini justru banyak sekali penggemarnya. Tapi setelah dekat, banyak juga cewek yang mundur ataupun cukup bertahan hanya sebagai teman dekat saja. Hal itu disebabkan karena wanita nggak pernah merasa aman dan terlindungi di sebelah cowok tipe ini, padahal rasa aman merupakan syarat yang banyak diinginkan kaum wanita.
22. Tipe Kedua: Pelawak

Cowok tipe ini banyak mengkonsumsi acara-acara lawakan yang bisa dijadikannya bahan sebagai bekalnya dilingkungan pergaulannya. Cowok ini selalu berusaha agar semua orang menertawakan leluconnya. Karena dengan semakin banyaknya orang tertawa, maka rasa pedenya makin gede dan merasa tanpa kehadirannya dunia akan sepi.  
33. Tipe Ketiga: Si Pecundang

Dari julukannya saja kamu mesti sudah ngeri mendengarnya, apalagi kalau kamu jadi ceweknya. Wah bisa-bisa kiamat deh dunia. Tipe cowok semacam ini bukanlah cowok yang bisa diandalkan ataupun sebagai pendorong semangat kamu. Malahan kamu bisa berubah selain jadi pacar juga sebagai mama yang mesti mencambuknya agar dia dia selalu bangkit melangkah. Kerjaan tiap harinya hanyalah mengeluh dan menyesali kekalahannya yang akan diingat sepanjang hidupnya tanpa ada usaha untuk memperbaiki di masa mendatang. 
44. Tipe Keempat: Si Serba Tahu

Cowok tipe ini suka mengobral bualan. Dia akan merasa sangat senang apabila melihat pendampingnya atau orang-orang yang ada di sekitarnya mengernyitkan dahi yang dipersepsikannya sebagai suatu kekaguman. Cowok ini selalu merasa lebih pintar, tanpa harus mendengarkan pendapat orang lain. Dia tidak mau menerima kritik dari mana pum dan tidak ada kamus mengalah dalam hidupnya. Tipe cowok ini lebih cocok buat kamu yang lagi suntuk dan pengen berkhayal dengan mendengarkan cerita si Kancil-nya.
55. Tipe Kelima: Ekonomis

Tipe cowok seperti ini benar-benar mempertimbangkan rugi-laba dari hubungan kalian. Kalau perlu dia akan mengantongi kalkulator untuk menghitung setiap pengeluaran yang ada saat kalian sedang jalan-jalan. Dibandingkan sebagai kekasih, cowok ini lebih pantas kamu jadikan bendahara pengontrol pengeluaran kamu tiap bulan. Pasti deh dalam waktu sebentar saja kamu bakalan kaya karena nggak bisa beli apa pun yang kiranya nggak bermanfaat dilihat dari kacamatanya.
66. Tipe Keenam: Si Pembenci

Tipe cowok seperti ini sangat kaku. Dia tidak akan bisa melupakan apa pun perbuatan orang yang tidak bisa diterimanya. Dia selalu bangga apabila melihat orang lain merasa takut dengan gertakannya, dengan kemarahannya, dengan amukan emosinya. Cowok semacam ini merasa bangga apabila melihat orang lain takut dan menderita akan kehadirannya.
77. Tipe Ketujuh: Si Budak

Cowok ini dengan suka cita mengerjakan semua tugas yang kamu berikan, sejauh imbalannya cinta. Dia sangat menuruti semua permintaan sekaligus perintah kekasihnya. Cowok tipe ini tidak bisa mendukung kamu di saat kamu membutuhkannya. Dia sendiri tak ada inisiatif untuk melakukan hal-hal yang semestinya dilakukan karena dirinya tak pernah jalan tanpa ada perintah.
88. Tipe Kedelapan: Si Pekerja Keras

Cowok tipe mesin ini nggak akan kerasan berlama-lama di samping kamu. Dia akan lebih betah berjam-jam di ruang kerjanya sampai kita perlu mengingatkan kapan makan. Bahkan kalau tidak ada yang perhatian, dia akan lupa kalau hari sudah pagi lagi. Gairah hidup baginya adalah kerjaan banyak yang pasti menurutnya akan banyak penghasilan pula.
99.  Tipe Kesembilan: Si Ahli Terapi

Cowok tipe ini paling gemar menasihati tiap orang. Dia akan merasa bangga apabila didengarkan semua advice-nya bagi orang-orang yang bermasalah. Apabila jalan-jalan, dia lebih memilih toko buku dibanding makan atau melihat konser musik. Dia akan mempelajari isi buku tersebut dan langsung akan diterapkan terhadap pasien-pasiennya. Cowok ini akan merasa berguna apabila melihat penderitaan mengalir di sekitarnya. Kayaknya dia cocok jadi penasihat pribadi kamu aja. 












Catatan:
GAMBAR Dalam artikel ini hanya sebagai ilustrasi.
SUMBER GAMBAR SEBAGAI ILUSTRASI
Diperoleh di internet www.google.com
SUMBER PUSTAKA:
Aswi. 2008. Rahasia Cowok. Cetakan Pertama. Jakarta: Hi-Fest Publishing

Tuesday, September 11, 2018

FAKTA TENTANG BUNGA MATAHARI


 FAKTA TENTANG BUNGA MATAHARI


            Tanaman bunga matahari memiliki nama latin Helianthus annuus atau sering dijuluki “sun-flower” merupakan tanaman yang berasal dari Meksiko dan Peru di Amerika Latin. Sejak awal tahun 1700-an tanaman bunga matahari menyebar ke banyak negara. Pada abad ke-18 tanaman bunga matahari telah dibudidayakan secara besar-besaran di Jerman, Prancis, Rumania, Bulgaria, Rusia, Hongaria, USA, Meksiko, Argentina, dan beberapa negara Afrika. Pertanaman paling luas terdapat di kaukus Utara, Ukraina, sepanjang Sungai Wolga di Rusia, Balkan, dan Argentina.
            Tanaman ini mulai dikenalkan di Indonesia pada tahun 1907 oleh seorang ahli pertanian Belanda. Di Indonesia tanaman bunga matahari tersebar hingga ke pelosok desa sebagai tanaman hias. Namun, sejalan dengan permintaan produksi biji terus meningkat, pengembangan budi daya tanaman bunga matahari mendapat perhatian di beberapa tempat, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
            Di Indonesia, bunga matahari sudah diteliti sejak tahun 1970. Pengembangan tanaman bunga matahari dilakukan di Desa Sindangkasih, Kabupaten Kendari, Sulawesi Utara. Hasil biji bunga matahari per hektar bisa mencapai 2,1 ton. Namun pada waktu itu, kualitasnya masih belum sesuai dengan standar untuk diolah lebih lanjut.  
Di Indonesia, pada mulanya tanaman bunga matahari dikenal sebagai tanaman hias, tetapi kini manfaatnya semakin luas, yakni sebagai bahan baku dalam berbagai bidang industri, bahkan di Eropa, tanaman bunga matahari diandalkan sebagai salah satu primadona penghasil minyak nabati.
Berikut ini adalah beberapa kegunaan tanaman bunga matahari, yakni sebagai berikut.
1.      Bunga matahari termasuk keluarga Compositae sangat digemari oleh lebah untuk dimanfaatkan nektar (madunya) dan sari bunganya. Nektar dan sari bunga bermanfaat bagi kesehatan manusia. Tanaman bunga matahari dikembangkan di negara-negara subtropis untuk  memenuhi kebutuhan minyak goreng. Misalnya, Tanzania, merupakan salah satu negara di Afrika yang menjadi produsen biji matahari di daerah tropis.
2.      Bunga matahari menghasilkan biji yang mengandung minyak makan yang tidak banyak mengandung asam lemak yang jenuh. Sifat tersebut berarti penting sekali bagi manusia, karena penggunaan minyak bunga matahari tidak akan mengganggu kesehatan. Minyak biji bunga matahari dari pemerasan pertama, dapat disamakan dengan minyak zaitun dan dapat digunakan sebagai minyak goreng, salads, margarine, dan minyak rambut. Minyak bunga matahari dari pemerasan kedua dapat dibuat sabun, lilin, minyak pilincir, dan akhirnya sebagai pengganti minyak tanah untuk penerangan.
3.      Batang keseluruhannya dibuat kompos merupakan rabuk organis yang tinggi kadar kaliumnya. Batang, bunga, buah, dan ampas dari biji bunga matahari merupakan makanan yang sehat bagi ternak sapi perah maupun ayam petelur. Batang, kepala bunga, dan sekam bijinya apabila dihancurkan dapat digunakan sebagai makanan ternak.
4.      Biji bunga matahari dibuat kwaci seperti kwaci biji semangka, dan dapat dimakan mentah yang rasanya gurih. Biji bunga matahari secara langsung dapat digunakan sebagai makanan burung (biji-biji kecil) dan ayam petelur.
5.      Kulit biji (sekam) dapat digunakan untuk membuat ampelas yang halus.
6.      Ampas minyak karena mengandung protein yang tinggi kadarnya merupakan makanan sapi perah dan ayam petelur yang sangat baik.
7.      Menanam tanaman bunga matahari di pekarangan merupakan tanaman hias yang megah dan menarik.
Tujuan utama dari budi daya tanaman bunga matahari adalah menghasilkan bijinya. Biji bunga matahari sebagai sumber minyak nabati banyak dibutuhkan dalam industri makanan, kosmetik, kesehatan, dan lain-lain. Orang-orang Rusia sejak abad ke-18 sudah biasa memakan biji bunga matahari, baik secara mentah, direndang maupun diasin.
Biji bunga matahari kaya akan gizi. Berat keping bijinya berkisar antara 50% sampai 75% dari berat biji keseluruhan. Biji bunga matahari mengandung sekitar 24% sampai 35% minyak untuk biji berkulit dan 45% sampai 55%  minyak untuk biji tanpa kulit. Minyak ini mengandung asam lemak tidak jenuh, mencapai 88% yang didominasi kandungan asam linoleat yang mencapai 44% sampai 72%. Minyak bunga matahari termasuk golongan minyak rendah kolestelrol menyaingi minyak jagung, minyak kacang tanah, dan minyak kedelai, sehingga sangat baik untuk kesehatan.
Perbandingan kandungan minyak dengan kadar asam lemak yang jenuh dan tidak jenuh pada beberapa jenis minyak nabati, seperti ditunjukkan dalam Tabel 1.1
Tabel 1.1 Perbandingan Kandungan Asam Lemak Pada Beberapa Jenis Minyak Nabati.

No

Jenis Minyak Nabati
Asam Lemak (%)
Jenuh
Tidak Jenuh
1
Mentega asli
59
41
2
Minyak jagung
12
88
3
Margarine
27
73
4
Palm oil
48
52
5
Minyak kacang tanah
19
81
6
Minyak kesumba
8
92
7
Minyak kedelai
18
82
8
Minyak wijen
15
85
9
Minyak bunga matahari
12
88
Sumber: Rismunandar (dalam Rukmana, 2004:7)
Struktur kulit biji bunga matahari bervariasi, dari tipis sampai tebal dank eras, serta permukaannya kasar. Kulit biji yang tipis mudah dipisahkan dari keping bijinya, sedangkan kulit biji yang tebal akan sulit dipisahkan dari keping bijinya. Berat kulit biji berkisar antara 35% sampai 50% dari berat biji keseluruhan, sisanya adalah keping bijinya. Kadar kimiawi keping biji bunga matahari terdiri atas minyak 36% sampai 50%, protein 13% sampai 20%, sisanya berupa karbohidrat, mineral, dan lain-lain.
Minyak bunga matahari diperoleh dengan cara diperas dingin atau tanpa pemanasan terlebih dahulu. Karakteristik minyak bunga matahari adalah berwarna kuning sitrun (warna kulit jeruk sitrun yang sudah matang) dan rasanya agak manis, sehingga dapat disamakan dengan minyak zaitun. Minyak bunga matahari tergolong minyak nabati yang sifatnya dapat mongering perlahan-lahan (semi drying oil) yang mengandung 44% sampai 72% asam linoleic atau asam lemak yang tak jenuh.
            Pada saat proses pembuatan minyak bunga matahari akan dihasilkan ampas. Ampas ini sebagai hasil pemerasan pertama masih mengandung protein 13% sampai 20% dan dapat menghasilkan minyak nomor dua yang berwarna agak kehitam-hitaman.






SUMBER PUSTAKA:
Rukmana, Rahmat. 2004. Budi Daya Bunga Matahari. Cetakan Pertama. Semarang: CV. Aneka Ilmu

Monday, September 10, 2018

JENIS-JENIS DELIMA

DELIMA

            Halo sahabat Mr. D, Senang berjumpa lagi dengan kalian. Nah pada kesempatan kali ini Mr. D akan membahas topik mengenai buah delima. Okey langsung saja cekidot….
            Tahukah kalian, bahwa tanaman delima berasal dari Persia, kemudian meluas ke berbagai negara. Meskipun bukan tanaman asli Indonesia, namun tanaman delima ini mampu beradaptasi dan tumbuh dengan baik di Indonesia lo sobat.
     Dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan, tanaman delima termasuk dalam kelas Dycotiledonae (biji berkeping dua), suku atau famili Punicaceae (delima-delimaan), genus Punica, dan spesies Granatum sehingga nama ilmiah tanaman delima adalah Punica granatum Linn.
     Tanaman delima merupakan tanaman tahunan yang mempunyai akar tunggang dan sistem perakaran yang cukup dalam. Batang tanaman berkayu keras, tegak lurus, dan dapat tumbuh setinggi 2 m – 4 m atau lebih. Tanaman memiliki banyak percabangan dan kadang-kadang ditumbuhi duri-duri yang agak besar. Daun-daun tanaman berukuran kecil, berbentuk memanjang, dan berwarna hijau muda sampai hijau tua. Tanaman delima dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun. Bunga delima berwarna putih, merah, atau oranye, tergantung jenisnya.
 Buah delima berbentuk bulat sampai bundar dan bergelantungan dalam tandan. Buah muda berwarna hijau sampai hijau kemerah-merahan namun setelah tua berubah menjadi hijau kekuning-kuningan atau hijau kemerah-merahan hampir kecokelatan, tergantung jenisnya. Daging buah merupakan kulit biji yang menebal dan tersusun secara padat. Daging buah ini dikonsumsi bersama biji-bijinya. 
A.      Jenis-Jenis Delima
Di Indonesia, delima mempunyai banyak nama daerah, antara lain dalima (Sunda), gangsalan (Jawa), dhalima (Madura), dang lima (Aceh). Masyarakat dunia mengenal delima dalam bahasa inggris, yaitu pomegranate.
Berdasarkan warna bunga dan buahnya, delima dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu delima putih, delima merah, dan delima hitam (ungu). Karakteristik ketiga jenis delima tersebut adalah sebagai berikut.   
1.      Delima Putih
           
      Delima putih memiliki bunga yang berwarna keputih-putihan, buah berwarna hijau kekuning-kuningan, daging biji sebening air, butiran-butiran biji mengkilap seperti mutiara yang berwarna putih kemerah-merahan, dan rasa buah manis sampai agak kelat.
2.      Delima Merah
        
Delima merah yang juga sering disebut delima wulung atau delima susun memiliki bunga berwarna merah tua dan bersusun, buah muda berwarna hijau kemerahan dan setelah tua berubah menjadi merah jingga hampir kecokelatan, daging buah berwarna merah bening dan membungkus biji, rasa buah manis.
Variasi delima merah antara lain adalah delima merah dari Ngablak (Magelang), yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: permukaan kulit buah berwarna merah tua, isi buah berwarna merah cerah, daging buah berwarna merah menarik, biji berwarna merah cerah, rasa buah manis, pada bagian pangkal buah terdapat warna hitam, dan buah tersusun dalam dompolan. Setiap dompolan terdiri atas 2-4 buah.
3.      Delima Hitam (Ungu)

Delima hitam (ungu) mempunyai karakteristik sebagai berikut: pada waktu stadium kecil, buah berwarna hitam seperti busuk, namun setelah tua (matang) menjadi berwarna hitam kemerahan, daging buah berwarna merah muda dengan bercak merah di bagian tengahnya, rasa daging buah manis, tinggi tanaman mencapai 2 m, daun-daun berukuran kecil, bunga berwarna oranye, dan tanaman dapat berbuah sepanjang tahun.
Selain ketiga jenis delima tersebut, beberapa hobiis di Indonesia mengoleksi berbagai jenis delima yang lain, antara lain delima Spanyol dan delima mini RRC. Sebenarnya, delima Spanyol merupakan delima biasa, namun mengalami rekayasa genetika sehingga dapat menghasilkan biji yang lunak. Rekayasa genetika dilakukan dengan cara menyuntik delima biasa dengan hormone giberelin.
Delima Spanyol mempunyai biji yang lunak, banyak, banyak mengandung air, dan berasa manis. Kekhasan tampilan buah delima Spanyol terletak pada kulit buah yang berwarna kuning kemerahan, diameter buah antara 6 cm- 9 cm, daging buah berwarna merah anggur jernih, dan ukuran biji kecil (panjang kurang lebih 2 mm dan diameter 1 mm). Tanaman delima Spanyol yang ditanam dalam pot atau drum dengan bibit asal biji, ternyata sudah dapat berbuah pada umur dua tahun.
Jika ditanam dalam pot, pada umur enam bulan tanaman delima mini dari RRC ternyata hanya setinggi 40 cm. Tanaman ini memiliki percabangan yang cukup banyak dan kompak, buah berbentuk bulat, berdiameter 8 cm, berwarna merah, dan daging buah berwarna pu

PIDARTA BAHASA BALI TEMA PERPISAHAN


PIDARTA PERPISAHAN




A.      Sambutan Wakil Kelas III
Om Swastiastu,
Inggih ndawegang majeng ring :
·         Bapak Kepala Sekolah
·         Para Dewan Guru
·         Para Pegawe sane baktinin titian
·         Miwah para semeton sane sihin titiang.
Titiang pinake wakil saking kelas III, ri kenjekane mangkin titiang sareng sami rumasa sedih saha kangen, saantukan titiang jagi ninggal Bapak-bapak, Ibu-ibu miwah para semeton titiang sinamian. Tigang warsa sampun titiang ngiring Bapak-bapak, Ibu-ibu miwah para semeton titiang iriki nandang suka-duka, manawita makeh sampun kaiwangan-kaiwangan titiange majeng ring Bapak-bapak, Ibu-ibu miwah para semeton titiang sinamian. Ri antuk punika titiang sareng sami nunas geng rena sinampura pisan.
Majeng ring para naben titiang, sane sampun ledang sueca ngicenin titiang paplajahan pradene prasida sakadi mangkin, tan lali titiang ngaturang suksema banget, saha ngastitiang ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa, mugi-mugi Ida parama ledang ngicenin kasubagan, dirga ayu dirga yusa.
Inggih mangkin jagi tibakang titiang ring para sameton titiang kelas I miwah kelas II ring sajeroning sekolah puniki, titiang taler meled jagi matingetang amatra, sampunang lenga nampenin paplajahan miwah piteket-piteket sane dahating utama. Sapituduh guru patut laksanaang, saantukan guru punika patut katiru miwah kagega.
Inggih, wantah asapunika prasida antuk titiang matur-atur, mugi-mugi sami-sami ngledangin. Makawasana titiang ngaturang parama santi,
Om Santih, Santih, Santih Om..


A.      Sambutan Wakil Kelas I dan II
Sadurung titiang matur-atur amatra, pinih riin titiang ngaturang puspa panganjali.
Om Swastiastu,
Bapak-bapak, Ibu-ibu miwah para sameton sane banget baktinin titiang, minakadi para mitran titiang kelas III, titiang pinaka wakil saking kelas I miwah kelas II, ri kenjekan mangkin titiang taler rumasa sedih saha marasa kaicalan, saantukan jagi katinggal, mapasahan ngawitin rainane mangkin.
Indik piteket-piteket sane katibakang ring titiang, mugi-mugi titiang sareng sami prasida antuk nglaksanaang. Ri antuk punika tan lali taler titiang ngaturang suksema banget saha pangapti mugi-mugi para sameton sinamian mrasidayang nglanturang sekolah, minakadi kaperguruan tinggi. Sane tan mrasidayang nglanturang sekolah sampunang sungkan kayun, rereh kaweruhan sane marupa katrampilan anggen srana jagi ngrereh pangupajiwa.
Lianan ring punika taler tan lali titiang nunas geng rena sinampura, yan pade wenten makaiwang-iwang titiang sane sampun lintang.
Inggih wantah asapunika atur piuning titiang, makatuna langkung antuk titiang ngaturang, malih apisan titiang nunas pangampura.
Om Santih, Santih, Santih OM…









Sumber Pustaka:
Tinggen, I Nengah. 1993. Aneka Rupa Pidarta Bali (Pragmatis Bali). Singaraja: Rhika Dewata.